Wawasan: Kategori Tangki Penyimpanan dan Penjelasannya

  • 17 Mar 2026
  • Corporate Communication

1. Atmospheric Storage Tanks 

Tangki Timbun Tekanan Atmosferik jenis tangki yang paling umum dibangun di sektor down-stream (hilir) dan mid-stream (menengah), seperti di Terminal BBM atau kilang. Tangki ini dirancang untuk beroperasi pada atau sedikit di atas tekanan atmosfer (tekanan udara normal). Biasanya digunakan untuk menyimpan cairan.

• Fixed Roof Tank

Tangki Atap Tetap memiliki atap yang menyatu secara permanen dengan dinding cangkang (shell). Atapnya bisa berbentuk kerucut (cone roof) atau kubah (dome roof). Digunakan untuk menyimpan produk cair dengan tekanan uap rendah (tidak mudah menguap) seperti diesel (solar), aspal, air pemadam kebakaran (fire water), atau bahan kimia berat.

• Floating Roof Tank 

Tangki Atap Terapung, atapnya tidak permanen menempel pada dinding atas, melainkan mengapung langsung di atas permukaan cairan yang disimpan. Atap akan naik-turun mengikuti volume cairan. Sangat krusial untuk menyimpan produk dengan tekanan uap tinggi (mudah menguap dan mudah terbakar) seperti bensin (gasoline), avtur, atau minyak mentah (crude oil). Tujuannya untuk meminimalkan ruang uap (vapor space) sehingga mengurangi risiko penguapan (evaporation loss) dan kebakaran.

Jenis Spesifik:

External Floating Roof Tank (EFRT) -- atap terapung terbuka ke udara luar (tidak ada atap pelindung di atasnya).

Internal Floating Roof Tank (IFRT) -- memiliki atap tetap (fixed roof) di bagian atas, dan di dalamnya terdapat atap terapung. Memberikan perlindungan ganda, sering digunakan untuk avtur agar tidak terkontaminasi air hujan.


2. Pressurized Storage Tanks 

Tangki Bertekanan dirancang menyimpan gas yang dicairkan atau produk yang memiliki tekanan uap sangat tinggi. Karena tekanannya jauh di atas tekanan atmosfer, bentuk tangkinya tidak bisa silinder tegak biasa, melainkan harus menggunakan bentuk geometri yang mampu mendistribusikan tekanan secara merata.

• Spherical Tank 

Tangki Bola/ Sferis berbentuk bola sempurna, ditopang oleh tiang-tiang penyangga (kaki). Bentuk bola adalah desain paling efisien dan kuat untuk menahan tekanan tinggi dari dalam. 

Digunakan secara luas untuk menyimpan gas bumi cair seperti LPG (Liquefied Petroleum Gas), Propana, Butana, atau Amonia cair di industri petrokimia.

• Bullet Tank / Horizontal Cylindrical Tank

Tangki Peluru / Tangki Silinder Horizontal berbentuk silinder yang diletakkan secara horizontal, dengan ujung yang membulat (berbentuk elips atau setengah bola). Fungsinya mirip dengan tangki bola (untuk LPG atau gas bertekanan), namun kapasitasnya lebih kecil. Sering digunakan di stasiun pengisian bulk atau fasilitas pengolahan gas berskala menengah.


3. Cryogenic Storage Tanks 

Tangki Kriogenik / Tangki Suhu Sangat Rendah khusus yang dirancang tidak hanya untuk menahan tekanan, tetapi yang paling utama adalah untuk menjaga suhu agar tetap sangat dingin (jauh di bawah titik beku).

LNG Storage Tank 

Tangki Penyimpanan LNG merupakan infrastruktur masif dan sangat kompleks. Memiliki dinding ganda (double-wall). Dinding dalam biasanya terbuat dari material khusus (seperti baja nikel 9%) yang tahan terhadap suhu ekstrem, dan di antara dinding dalam dan luar diisi dengan material insulasi tingkat tinggi (seperti perlite atau sistem vakum).

Khusus digunakan untuk menyimpan Liquefied Natural Gas (LNG) atau Gas Alam Cair, yang harus dipertahankan pada suhu sangat rendah, yakni sekitar -162°C (-260°F).


4. Special Purpose Tanks 

Underground Storage Tank / UST 

Tangki Pendam/ Bawah Tanah ditanam di bawah permukaan tanah. Biasanya memiliki lapisan dinding ganda (double-wall fiberglass atau baja berlapis) untuk mencegah kebocoran ke tanah. Umum digunakan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) atau untuk menyimpan bahan bakar darurat (genset) di area perkantoran/rumah sakit karena alasan keterbatasan lahan dan keamanan dari api eksternal.

Silo 

Berbentuk silinder tinggi dengan ujung bawah berbentuk kerucut/corong (hopper). Di sektor energi/ tambang/ petrokimia, silo digunakan bukan untuk cairan atau gas, melainkan untuk benda padat (material curah kering) seperti pelet plastik, semen, atau batu bara yang telah dihaluskan.


Info Foto:

1. Proyek Depot LPG Pressurized, Spherical Tank, Lombok. Klien: Pertamina Patra Niaga

2. Proyek EPC 2X2500KL Fuel Tank BBM, Kelanis, Kalimantan Tengah. Klien: PT Adaro Logistics