Proyek Terminal Terpadu Palaran: Pamitra Dukung Ketahanan Energi Kaltim

  • 05 Mar 2026
  • Corporate Communication

Samarinda – Dalam upaya nyata memperkuat rantai distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) dan mendukung program ketahanan energi di wilayah Kalimantan Timur, tahap awal Pembangunan Terminal Terpadu Palaran resmi dimulai. Langkah strategis ini ditandai dengan diselenggarakannya Kick Off Meeting pada tanggal 2 -3 Maret 2026 di Samarinda.PT Elnusa Tbk (Elnusa) bersama PT Pamitra Jasa Konstruksi (PAMITRA EPC Oil and Gas) yang tergabung dalam konsorsium resmi menggelar Kick Off Meeting Proyek Pembangunan Terminal Terpadu Palaran, milik PT Pertamina Patra Niaga.

Kick of Meeting ini merupakan tindak lanjut dari diterbitkannya Surat Perintah Pelaksanaan Pekerjaan Mendahului Kontrak (SP3MK) No 009/PPNL00000/2026-S5 tertanggal 11 Februari 2026 oleh PT Pertamina Patra Niaga. Pertemuan ini dihadiri oleh jajaran manajemen dan tim proyek dari kedua belah pihak, termasuk perwakilan dari PT Pertamina Patra Niaga serta Konsorsium Elnusa-Pamitra. Proyek Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) ini dikerjakan melalui skema Kerjasama Operasi (Konsorsium) antara PT Elnusa Tbk (Elnusa) dan PT Pamitra Jaya Konstruksi (PAMITRA EPC Oil and Gas), dengan PT Pertamina Patra Niaga sebagai pemilik pekerjaan.


Proyek Terintegrasi untuk Masa Depan Energi Kalimantan Timur

Pembangunan Fuel Terminal (FT) Palaran New dirancang untuk menjadi pusat pengelolaan produk Gasoline (bensin) dan Gasoil (solar). Fasilitas ini nantinya akan difokuskan untuk memenuhi kebutuhan penyaluran BBM ke konsumen ritel, sekaligus menjadi tulang punggung cadangan (back up) pasokan industri di kawasan tersebut.Proyek ini bukan sekadar fasilitas penyimpanan biasa, melainkan sebuah infrastruktur terintegrasi yang akan terhubung langsung dengan TBBM Tanjung Batu Balikpapan dan sistem Pipanisasi Balikpapan-Samarinda guna memastikan efisiensi distribusi.


Fasilitas Terminal Terpadu Modern di Darat dan Sungai

Sebagai proyek berskala besar, Terminal Terpadu Palaran akan dilengkapi dengan infrastruktur masif dan berteknologi tinggi yang mencakup dua area utama, yakni Onshore Area (Area Darat) dan River Area (Area Sungai).

Pada area darat, konsorsium akan membangun kompleks fasilitas penerimaan, penimbunan, dan penyaluran BBM yang komprehensif. Ini mencakup deretan tangki timbun berkapasitas besar untuk berbagai varian produk bahan bakar, sistem perpompaan dan metering yang canggih, hingga area filling shed terpadu untuk pengisian ke armada mobil tangki. Selain itu, area ini juga akan dilengkapi dengan fasilitas penunjang operasional, perkantoran, laboratorium, dan infrastruktur berstandar Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) yang ketat.

Sementara itu, untuk mendukung kelancaran distribusi jalur air, pada area sungai akan dibangun infrastruktur Jetty atau dermaga khusus. Fasilitas dermaga modern ini didesain secara khusus agar mumpuni mengakomodasi aktivitas sandar serta bongkar muat kapal pengangkut minyak berkapasitas besar (Oil Barge/SPOB).

Ke depannya, operasional penyaluran dari Terminal Terpadu Palaran akan dilakukan secara optimal melalui dua jalur, yakni pemuatan ke mobil tangki untuk distribusi darat dan ship loading ke kapal untuk jalur air. Dengan dimulainya fase Kick Off ini, Pamitra bersama konsorsium siap mengeksekusi proyek ini dengan standar kualitas terbaik demi mewujudkan ketahanan energi yang andal di Kalimantan Timur.