Pertamina Patra Niaga Resmikan Depot Mini LPG di Lombok

Amrozi Amenan / FERJumat, 14 Desember 2018 | 22:34 WIB

Lombok -PT Pertamina Patra Niaga (PPN) meresmikan pengoperasian Depot Mini LPG di Desa Sekotong Barat, Kecamatan Sekotong, Lombok Barat yang mulai dibangun bersamaan dilaksanakannya pemancangan tiang perdana (ground breaking) pada 24 Oktober 2017 lalu.

Peresmian pengoperasian Depot Mini tersebut dilakukan oleh Gubernur NTB, Zulkieflimansyah bersama Direktur Logistik Supply Chain dan Infrastruktur PT Pertamina (Persero), Gandhi Sriwidodo pada Kamis (13/12). Hadir juga para pejabat Pemda tingkat I NTB, Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Ageng Giriyono dan Direktur Operasional PT Pertamina Patra Niaga Made Adi Putra.

Depot Mini LPG yang dibangun di atas lahan seluas 60.310 meter persegi (M2) ini, memiliki kapasitas 2 X 1500 netrik ton (MT) dengan kapasitas dermaga 3.500 dwt. Pembangunannya menjadi bagian dari salah satu program pemerintah melalui Pertamina untuk mendukung program konversi minyak tanah ke elpiji.

Supply Point untuk Depot Mini LPG tersebut didatangkan dari Kalbut Situbondo melalui kapal tanker LPG yang bersandar langsung di lokasi Depot Mini LPG untuk kemudian disimpan di Storage LPG Lombok dan di salurkan ke SPPBE dengan menggunakanSkid Tank TruckLPG berkapasitas 12 MT.

Direktur Utama PPN, Ageng Giriyono, menyatakan, pembangunan Depot Mini tersebut diharapkan dapat memenuhi kebutuhan LPG di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan sekitarnya serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Lombok khususnya dan ketahanan stok dari 3 hari menjadi 10 hari sehinggasecurity of supplymeningkat.

“Kami mengharapkan doa dan dukungan dari semua pihak agar Depot LPG ini berjalan sesuai dengan tujuannya. Pembangunan Depot Mini LPG di Lombok Barat ini menjadi yang pertama di NTB,” kata Ageng, dalam siaran persnya, Jumat (14/12).

Terpilihnya Sekotong sebagai lokasi pembangunan karena dinilai kedalaman perairan dan ombak yang sesuai, sehingga kapal tanker pengangkut LPG dapat melakukan bongkar muat dengan aman.

“Sekotong kita pilih karena ideal bagi kapal untuk bersandar. Dengan posisi teluk yang menjorok ke dalam, gangguan angin terhadap kapal yang membawa LPG bisa teratasi,” jelasnya.

Sementara itu, SVP Corporate Marketing Business Pertamina Kusnendar menyatakan sehari sebelum acara peresmian, Pertamina Patra Niaga juga melakukan CSR.

“CSR berupa penyerahan santunan dan perlengkapan sekolah kepada 50 anak yatim dan dhuafa serta bantuan untuk pembangunan mesjid yang berada disekitar area Depot LPG,” kata Ageng.

 

Sumber: Investor Daily
Recent Posts

Leave a Comment

Start typing and press Enter to search

peresmian mini lpg 2berita jatim patra niaga