Surabaya, 19 September 2026 Setelah menyelesaikan rangkaian pekerjaan konstruksi dan proses physical check bersama, Tangki T-43 berkapasitas 10.000 KL dengan produk Pertalite di Integrated Terminal Surabaya Group memasuki tahap commissioning. Pelaksanaan commissioning menjadi salah satu tahapan penting untuk memastikan kesiapan sistem dan keandalan tangki sebelum mendukung kegiatan operasional. Sebelum commissioning dimulai, kesiapan Tangki T-43 dipastikan melalui penyelesaian Mechanical Completion, punch list, serta pelaksanaan Pre-Startup Safety Review (PSSR). Selain itu, prosedur commissioning dan prosedur tanggap darurat juga telah diverifikasi dan disesuaikan dengan kondisi aktual di lapangan.
Pelaksanaan Commissioning
Rangkaian commissioning dimulai pada pukul 08.45 WIB dengan pelaksanaan safety briefing yang diikuti oleh seluruh personel terkait, terdiri dari tim Integrated Terminal, DRE Pertamina Patra Niaga, dan PT Pamitra Jaya Konstruksi. Selanjutnya, dilakukan final inspection terhadap seluruh koneksi jalur produk. Setiap opening diperiksa dan dipastikan dalam kondisi tertutup serta siap untuk proses transfer produk. Pada pukul 09.00 WIB, proses memasuki tahap transfer produk dengan pembukaan gate valve pada jalur inlet T-43, dilanjutkan dengan pengecekan Slot Dipping Device (SDD). Pada pukul 09.10 WIB, pemasangan Pressure Gate pada jalur inlet T-43 telah selesai dan sistem dinyatakan siap menerima produk Pertalite.
Pukul 09.12 WIB, Pertalite mulai memasuki Tangki T-43 melalui jalur inlet dengan metode intertank transfer dari T-53 menuju T-43 melalui Manifold Selatan. Pembukaan gate valve dilakukan secara bertahap dengan monitoring flow rate selama proses berlangsung. Flow rate tercatat sebesar 235 KL/jam pada pukul 09.30 WIB, meningkat menjadi 356 KL/jam pada pembukaan valve 40%, hingga mencapai 454 KL/jam pada pembukaan valve 50%. Capaian tersebut menjadi maximum flow rate selama tahapan transfer awal.
Pada pukul 12.08 WIB, level produk mencapai 905 mm dan selanjutnya dilakukan penutupan valve pada Manifold Selatan untuk memasuki tahap holding. Holding dan Leak Check
Selama proses commissioning, dilakukan pemeriksaan terhadap jalur perpipaan dan Tangki T-43 untuk memastikan tidak terdapat indikasi kebocoran. Hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ditemukan indikasi kebocoran pada sistem. Holding kemudian dilanjutkan selama satu jam. Sounding dilakukan pada pukul 12.25 WIB dan kembali dilaksanakan setelah periode holding berakhir pada pukul 13.25 WIB.
Hasil final sounding menunjukkan level 915 mm pada seluruh titik pengukuran dan berada dalam kondisi stabil.
Hasil Commissioning
Rangkaian commissioning tahap awal Tangki T-43 menghasilkan beberapa capaian utama:
• Product Transfer: T-53 T-43
• Maximum Flow Rate: 454 KL/jam
• Leak Check: No Leakage Indication
• Holding: 1 jam
• Final Sounding: 915 mm Stable
Hasil tersebut menjadi bagian dari proses verifikasi kesiapan Tangki T-43 sebelum memasuki tahapan operasional selanjutnya. Melanjutkan Holding dan Monitoring hingga Safe Capacity. Setelah tahap commissioning awal selesai, proses dilanjutkan dengan holding dan monitoring hingga level produk mencapai safe capacity sesuai persyaratan dan kebutuhan operasional. Pelaksanaan commissioning tidak ditentukan hanya berdasarkan durasi waktu, tetapi dilanjutkan hingga kondisi level produk memenuhi batas aman yang dipersyaratkan. Setelah safe capacity tercapai dan seluruh hasil verifikasi dinyatakan memenuhi persyaratan, Tangki T-43 dapat digunakan untuk mendukung kegiatan penerimaan dan penyaluran produk. Selama masa operasional, kondisi tangki akan tetap dimonitor secara berkala untuk memastikan keandalan, keamanan, dan kesiapan sistem tetap terjaga.
Bagi PAMITRA, setiap tahapan pekerjaan merupakan wujud komitmen dalam menerapkan standar safety, quality, reliability, dan operational excellence pada setiap proyek EPC Oil & Gas. Melalui proses yang terukur dan disiplin, PAMITRA terus berkomitmen menghadirkan infrastruktur energi yang andal serta mendukung keberlanjutan rantai pasok energi nasional.